8 Cara Melatih dan Meningkatkan Kinerja Otak

Kinerja Otak

Berdasarkan keterangan dari Betwin188 seiring dengan semakin beranjak tuanya seseorang, tentu pernah terpikir bahwa kerja otakanda tidak setajam ketika masih berusia muda. Seperti suatu roda yangbila digunakan untuk berlangsung terus menerus, permukaan dan ketebalannya pun bakal semakin tergerus, menjadi semakin tipis. Takmelulu otak, anggota tubuh lainnya pun pun begitu.

Jika badan anda masih dapat dijaga agar tetap bugar dengan teknik berolahraga, bagaimana dengan benak manusia? Adakah teknik untukmengawal supaya otak anda masih tajam, mampu beranggapan optimal meskipun usia telah tidak muda lagi?

Bergembiralah, karena sejumlah hasil riset terbaru mengindikasikan bahwa terdapat cara-cara tertentu yang dapat kita kerjakan untukmengawal kekuatan beranggapan dari benak kita.

Kinerja Otak
Kinerja Otak
  1. Berpakaian formal

Mungkin tersiar aneh, atau bahkan terdapat yang tidak percaya bila teknik berpakaian kita dapat mempengaruhi kinerja otak. Sebagaimana orang melihat jati diri orang beda menurut penampilannya, demikian pula dengan benak kita. Sejumlah studi psikologi menemukan kenyataan bahwa mengenakan pakaian yang lebih formal dari seringkali mendorong orang untuk beranggapan secara konseptual.

Dalam riset yang berjudul Enclothed Cognition yang dimuat di Journal of Experimental Social Psychology, semua peneliti mengaku bahwa terdapat pengaruh sistematis yang dipunyai pakaian pada proses psikologis si pemakai. Ada kebersangkutan an erat antara arti simbolis dari pakaian dan pengalaman jasmani saat menggunakan pakaian tertentu.

Orang yang mengenakan jas lab, atau jas dokter dapat menambah kinerja yang bersangkutan dengan perhatian dan ketelitian. Orang yang mengenakan pakaian formal-yang identik dengan pemikiran konseptual- menciptakan pemakai bisa mempertimbangkan gagasan secara borongan daripada berfokus pada rinci kecil.

Karena itu, andai kita berkeinginan meningkatkan kinerja otak, berpakaianlah dengan pakaian yang cocok atau mempunyai makna simbolik terhadap kegiatan kita.

  1. Berjalan dua mil sehari

Saat anda menjelajahi lingkungan kita, benak kita berada dalam situasi neuroplastik yang lebih banyak. Neuroplasik (plastisitas otak) ialah kemampuan otak mengerjakan reorganisasi dalam format adanya interkoneksi baru pada saraf.

Plastisitas adalah sifat yang mengindikasikan kapasitas benak untuk berubah dan beradaptasi terhadap keperluan fungsional. Dalam situasi ini, benak kita siap menyerap lebih tidak sedikit informasi dan melepaskan hal pertumbuhan yang beraksi sebagai pupuk guna otak.

Jika hendak otak anda terasa lebih segar, berlangsung kaki (diutamakan pada pagi hari) paling disarankan. Terlebih lagi, olahraga teraturlaksana berjalan-jalan/jogging sudah terbukti meminimalisir risiko demensia di lantas hari sejumlah 60%.

  1. Berhenti googling segalanya

Keberadaan internet, lagipula ditambah fasilitas mencari informasimelewati mesin pencari memang dapat memudahkan segalanya. Tapi pun sekaligus menciptakan otak anda tidak tidak sedikit bekerja. Apakah itudengan kata lain internet menciptakan kita lebih bodoh?

Tergantung bagaimana anda menggunakannya. Semakin gampang informasitersebut ditemukan, semakin kecil kemungkinannya untuk dapat menancap di dalam otak. Ini sebab kita tidak mempekerjakan otak, sebab kita tidakberjuang membuat benak kita mengeluarkan tidak sedikit energi untukmenggali informasi tersebut.

Karena itu, daripada tidak jarang googling dan berpindah dari satu topik ke topik lain, lebih baik kita menggali subjek baru yang menantang danmengupayakan untuk menguasainya. Banyak membaca kitab dan belajar pada orang-orang yang berpengetahuan supaya saya dan anda bisa meningkatkan daya ingat dan kapasitas anda untuk tidak jarang kali belajar.

  1. Belajar bahasa asing

Mempelajari bahasa baru, lagipula bahasa tersebut benar-benar asing memang paling sulit. Butuh kerja keras, terlebih andai itu dilaksanakan saat umur dewasa. Tapi, justri inilaha salah satu teknik yang dapat membuat otak anda masih tajam.

Sebuah riset yang dilaksanakan sekelompok ilmuwan di Swedish Armed Forces Interpreter Academy mengindikasikan bahwa belajar bahasa sesudah masa kanak-kanak menciptakan otak tumbuh di daerah-daerah korteks serebral dan hippocampus, area benak yang dikaitkan dengan tindakan,memori dan pemikiran manusia.

  1. Diet Mediterranian

Gaya hidup mediterranian tidak jarang dikaitkan dengan kualitas hidup yang lebih tinggi. Sebuah riset mengungkapkan terdapat hubungan antara diet mediterranian diperbanyak dengan mengonsumsi minyak zaitun dan kacang-kacangan dapat meningkatkan kekuatan otak.

Diet Mediterania ialah diet yang menggabungkan kelaziman hidup sehat tradisional orang dari negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania. Diet Mediterania ini ialah diet yang kaya bakal kandungan sayuran, buah, kacang polong, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Di samping itu, menu diet Mediterania ini pun mengandung ayam dan daging, pun ada tidak banyak daging merah dan lemak tak bosan yang berasal dari minyak zaitun dan kacang-kacangan.

Efek menguntungkan dari diet Mediterania pada kognisi barangkali berasal dari banyaknya antioksidan dan agen anti-inflamasi yang terdapat pada menu diet. Sementara itu, minyak zaitun dan kacang-kacangan paling kayabakal senyawa fenolik yang dapat melawan proses oksidatif di otak, yangmengakibatkan neurodegeneration.

Senyawa Polifenol didalamnya pun dapat membetulkan kesehatan neurologis dengan mekanisme tambahan, termasuk penambahan aliran darah serebrovaskular, modulasi pensinyalan neuronal, penambahan sintesis hal neurotropik, dan stimulasi neurogenesis.

  1. Berlatih yoga

Selain mengajar ketegaran di punggung Anda, berlatih yoga pun memilikiguna terukur untuk menambah daya ingat. Dalam sebuah riset baru, Dale E. Bredesen dari Buck Institute Research on Aging mengindikasikan bahwa berlatih yoga, saat menggunakan terapi kombinasi, sebenarnyamengembalikan kehilangan kenangan pada pasien Alzheimer.

  1. Tidur lelap dan hygienis

Di era digital ini, tidak sedikit orang yang saat tidur tak dapat dilepaskan dari gadget mereka. Ini bukanlah pola istirahat yang hygienis. Justru perilaku laksana ini dapat mengganggu pola istirahat kita,menciptakan kita tidak dapat mendapatkan keperluan yang seharusnyadapat dilakukan oleh benak kita.

Selama tidur, sel-sel benak menghilangkan racun/neurotoksik yang menghambat kekuatan operasi benak kita. Sementara pada ketika yang bersamaan, benak kita pun membentuk koneksi baru antara neuron yang dapat menambah neuroplastisitas.

  1. Setop Multitasking

Ada suatu pepatah barat, “Jack of all trade, master of none”. Artinya,terdapat orang yang hendak mencoba tidak sedikit ketrampilan sekaligus, alih-alih mendapatkan kemahiran dengan konsentrasi pada satu urusan saja. Pada akhirnya, orang tersebut justeru tidak menemukan apapun.

Inilah yang disebut multitasking. Semua pekerjaan saya dan anda lakukan dalam satu masa-masa sekaligus. Padahal, membubuhkan perhatian diantaratidak sedikit pekerjaan sekaligus mempunyai efek yang merugikan pada otak. Membagi perhatian menciptakan otak anda tidak dapat fokus.

Peneliti dari University of Oregon menyatakan, seorang yang multitasking mempunyai kinerja buruk pada tes keterampilan switching/pergantian tugas. Ini kemungkinan diakibatkan karena berkurangnya keterampilan untuk menyaring gangguan dari set tugas yang tidak relevan.

Ketika multitasking, ada sejumlah tugas yang tidak relevan, tapi darurat ikut diproses oleh benak kita yang pada ketika bersamaan seharusnya dapat fokus pada tugas yang lebih relevan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *